Heny ingin lebih fokus dalam merawat dan mendidik anak-anak kami.Aku tak mempermasalahkan alasannya. Bokep arab Bayangan Yuni tiba-tiba muncul di benakku. Masih teringat ekspresi para tamu undangan yang tersenyum-senyum menyaksikan dua pasang pengantin dengan mempelai pria kembar identik. Istriku ternyata begitu berat pekerjaanmu di rumah selama ini. Tidak ada lagi Yuni yang menyiapkan handuk dan baju gantiku, aku sekarang melakukannya sendiri.Selesai mandi aku menonton TV sambil menunggu kedatangan Rosa.“Bapak nggak makan, pak?” sapa mbok Rusti. Masakan istriku yang masih hangat terasa begitu nikmat di lidahku. Dia memang tergolong wanita yang rajin, seolah-olah tidak ada capeknya.“Bagaimana dengan pekerjaannya di kantor, mas ?”
“Baik dek” aku biasa memanggilnya dengan sebutan adek. Syukurlah di tengah kesibukannya, ia masih sempat meluangkan waktu untuk mendengar curahan hatiku.“Hallo… sudah lama nunggu Di?” Bimo tersenyum menghampiriku.Bimo mengenakan atasan setelan hem biru lengan panjang dan dipadukan dengan celana panjang hitam. Yuni memeluk Adi dengan malu-malu dan berkata,“Terima kasih mas, aku pasti pakai malam ini “Aku juga menyarankan kepada Yuni untuk mengambil seorang pembantu rumah tangga dari sebuah




















