Seneng sih, tapi juga penuh tanda tanya. Kenapa ya setiap lagi kesel terus ngeliat kamu aku jadi tenang”, tambahnya menatapku dalam.Aku terhenyak diam, terpaku. Bokep hot Tangan kirinya melingkar dileherku sementara tangan kanan memegang kepalaku. Sudah 2 tahun aku bekerja di perusahaan swasta ini. Dan ternyata kamu pintar muasin aku, terima kasih ya Zal”, ujarnya.“Jangan terima kasih dulu Bu, ini belum apa-apa, nanti Rizal kasih yg lebih dahsyat”, sahutku.Kulihat mata bu Monic berbinar-binar.“Bener ya Zal, puasin aku, sdh setahun aku nggak merasakan orgasme, suamiku sdh bosan kali sama aku”, bisiknya agak merintih lirih.5 menit kemudian kugiring tubuh Bu Monic duduk diatas pinggulku. Dalam mobilku aku coba menyimpulkan promosi jabatan apa yg akan di berikan Bu Monic kepadaku. Aku bangga juga mulai bisa menarik perhatian Bu Monic. apa lagi ada masalah?”, sapaku sembari menuju kursi didepan mejanya.“Iya nih Zal, aku lagi stres, udah urusan kantor banyak, dirumah mesti berantem sama suaminya kusut deh”, jawabnya ramah, sudut bibirnya terlihat sedikit tersenyum.“Justru itu aku memanggilmu karena aku lagi kesel.




















