Kulihat Ivone telah menunggu di muka Holland bakery dan langsung dia menaiki corolla SE-ku.“Udah lama..?” tanyaku.“Nggak, paling baru lima menit,” jawab dia tegang.“Hm.. Bokep hot Ivone pun mengerang keasyikan.“Kecepek.., kecepek..,” bunyi kemaluannya saat kemaluanku mengucek habis di dalamnya.Tampaknya Ivone kegelian hebat, “Vonee.. gimana ya, eh mending nggak jadi aja deh..!” kata dia.“Lho, gimana sih, kenapa sih Vonee..?” tanyaku penasaran.“Udah nanti via SMS aja, dah aku mo kerja dulu,” kata dia singkat.“Ya udah, aku tunggu..” aku menjawab sambil kembali ke ruangan kerjaku.Sepuluh menit kemudian, ketika aku sedang membuat laporan, mendadak vibra HP-ku bergetar dan kulihat 1 SMS masuk dari Ivone.Dik, mau tolong aku nggak..?Segera kubalas melalui SMS, Tlng apa sie? Hhh.. oh.. uh.. Tidak pernah terpikir olehku mendapat jawaban SMS seperti ini. Kutengok meja kerja sekretris Kadiv, ternyata Ivone keliatan lesu.“Sedih amat tampangnya hari ini?” pikirku.“Hai, kenapa Non..? kan selama ini kamu tau siapa aku dan sekarang emang aku juga lagi jomblo kok,” ujarku.“Iya ya, aku kok jadi bego gini.., padahalkan kamu sendiri udah sering cerita tentang pacar-pacar kamu,”




















