Aku pun berkata dalam hati; “Ok mbah, aku ikuti apapun rencanamu…” Karena dengan keadaan saat itu, aku justru punya pikiran buruk terhadap mbah Suliyem, bagaimana dengan nasib uang dan penawaran?, tapi apapun iyang terjadi, aku harus dapat memeknya atau uangku harus kembali bagaimanapun caranya.Setelah dibukakan pintu dan aku dipersilahkan masuk, mbah Suliyem ijin untuk membersihkan diri di belakang, dan tak beberapa saat setelah aku duduk di kursi ruang tamunya, satu dua orang tetangga mulai datang ke rumah mbah Suliyem.“Sial, ada apa lagi ini…” gumamku dalam hati.Para tetangga menanyakan keberadaan dan keadaan mbah Suliyem kepadaku karena mereka terkejut ada kendaraan roda empat yang datang dan parkir di rumah mbah Suliyem.Tak biasanya ada kendaraan yang datang ke desa, apalagi parkir di halaman rumah mbah Suliyem. Aku sedikit lega karena kedatangan mereka hanyalah untuk tahu keadaan mbah Suliyem. Bokep arab Entah karena setan penghuni tetap di tubuhku atau ada setan outsorching lewat, aku menarik dompet dan mengambil selembar uang Lima puluh ribuan.“uangnya disimpan saja mbah, saya ikhlas kok nganterin simbah …




















