Udah lah cepet minum” tegasnya. Link bokep Aku pun hanya melenguh keenakan. Tak lama, Donny pun datang membawa minuman. Rei pun memasukan senjatanya kembali ke celananya dan aku hanya mengusap bibirku dengan tissue. “Udah ga usah sok jual mahal, Rei udah ngomong kalo loe itu suka seks” imbuhnya. Rei pun ketawa ketika melihatku kebingungan. Dengan santainya dia cuma menjawab “Yup, kenapa? Aku pun meneruskan mengaduk salad ketika dia menurunkan g-stringku sampai ke lantai. Aku masih bingung dengan itu, tapi ketiga orang yang belom mengentotku segera mengeroyokku. Rei pun menyambut ku dengan gembira. Rei tidak diam saja, dia langsung melepas behaku dan melemparkannya. Sudah sejak 3 tahun lalu, aku selalu “haus seks”. Aku tidak bisa mengingat nama mereka semua karena mereka terlalu banyak. Mau ngentot ga sih loe?” tanyaku sudah tidak sabar. Aku pun tidak punya pilihan lain selain bersandar kebelakang supaya tidak jatuh.




















