“Dia sudah dua hari tidak tidur di sini. Bokep indo tidak sekarang, Sayang…” mulutnya sedang menjilati puting susuku dengan menggebu-gebu, sementara dua jari tangannya sudah menyusup lebih dalam lagi mencari klitorisku, dia makin nafsu, “Kau sudah basah kuyup…” Aku mengerang tertahan. Aku tidak tahu bagaimana tampangnya, tapi pada saat itu aku merasa aku lebih baik darinya. Aku merasa tidak nyaman, well, at least tidak di tempat begini. Aku berucap,
“Inilah gaun yang kupilih.”
Sepertinya dia tidak tahu mau bicara apa. Kelvin terlihat normal-normal saja, dia hanya tersenyum di saat kita bertatapan. “Ada barang lain yang masih diperlukan?” tanya Kelvin. “Maafkan aku…”
“Dia masih tinggal di sini? Sorenya aku ditelepon, katanya sudah beres dan bisa dijemput. Ternyata tetap seindah kemarin dulu. aku biarkan tangannya merambat kepunggungku mencari kaitan BH, aku hanya menahan nafas ketika tercium bau cologne yang dia pakai, dekat sekali. Aku merasa tidak nyaman, well, at least tidak di tempat begini. Aku sudah melirik satu gaun malam warna hitam yang aku suka, tapi belum kubeli sampai sekarang karena lumayan mahal.




















