monggo mas…”Mereka berdua berdiri lalu berpakaian tanpa mengenakan celana dalam lagi. Kenapa aku dipanggil tuan? Bokep india Aku melongokkan ke dalam ruang itu. Kurang lebih berarti bahwa adat kebiasaan suatu tempat berlainan dengan lain tempat, oleh karena itu kita harus pandai menyesuaikannya. Tiba-tiba tanganku ditepis.“Jangan mas… malu”“Ck.. “Sudah lama mas?” tanyanya.Belum sempat menjawab…Kudengar suara derap kuda dokar mendekat. PELINDUNG DAN PENJAGASebelumnya aku pernah dengar kalau pemandian air hangat yang kutuju ini banyak orang yang mandi telanjang. SATU. Aku tidak begitu mempedulikan semua itu.Sentot begitu nama penjagaku selain pak Marto Tua yang hobinya tidur.“Tot, kamu segede ini pernah coli gak?”Kumulai percakapan ke arah yang tepat.“Apa itu mas?”Kuperkirakan awalnya awal duapuluhan atau mungkin belum sampai dua puluh. Aku coba membiasakan diri dengan ini. PELINDUNG DAN PENJAGASebelumnya aku pernah dengar kalau pemandian air hangat yang kutuju ini banyak orang yang mandi telanjang. Tangannya dingin dan agak gemetar.“Punya mas… panjang ya… nanti kalau sudah dewasa punyaku juga panjang ya mas…”Ngarep banget si Sentot ini.




















