Kira-kira pk 03.30 aku terbangun saat mobil berhenti isi solar di Pekalongan saat itu spt biasanya pd jam-jam tsb kemaluanku juga bangun. Saat dia mijit tangannya bos mulai berkeliaran meraba paha kiri kanan dan terus kedaerah terlarangnya, bahkan tangannya terus melorotkan CD nya. Bokep barat Keharuanku membuat aku mengambil keputusan untuk ikut memberi bantuan pd Wati, aku berbisik:
“Dik Wati, memang berat rasanya buat Wati, saya saat ini masih ada uang tersisa sedikit dalam dompet mungkin dik Wati mau menrimanya” sambil aku membuka dompet dan aku menghitungnya ternyata masih ada 170.000 rph dengan menyisakan 20.000 rph uang yang 150.000 rph kuambil dan kuserahkan dalam genggaman tangannya Wati.“Koh, Wati pinjam ya , nanti Wati angsur tiap bulannya” katanya. “Oh, ke Semarang dan adik mau kemana? Setelah masuk kulihat Wati diam dan tangannya mulai mengosok itilnya sendiri. Wati dan saya duduk disatu meja, tetpi Wati tak mau makan sebab sudah makan jadi kita berdua pesan kopisusu saja sambil ngobrol2.Lalu Wati bilang:
“Kalau koko memang suka ASI, nanti kalau mobil sudah jalan koko




















