Ada apakah ini, Tuhan?Hari itu hujan cukup deras mengguyur kota Cirebon, hingga akhirnya di kantor hanya tersisa aku, Evi dan satu teman lagi. Bokep china Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku. Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. Evi cemburu!!! Rasa bersalah menyelimuti pikiranku..lagi-lagi aku menyakiti perasaannya yang halus. Di sana aku hidup sebagai anak kost. Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Setelah selesai mengitari kampung, aku kembali ke Bungalow, dan ternyata Tia masih sibuk dengan aktivitas berenangnya. Direbahkan kepalanya di bahu kananku, sambil sesekali menyibakkan rambutnya yang panjang hingga lehernya terlihat dan nyaris tanpa batasmenyentuh bibirku. Sampai pada hari yang dinanti-nanti,sekali lagi Tia mendominasi ku. Rasa bersalah menyelimuti pikiranku..lagi-lagi aku menyakiti perasaannya yang halus. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon.




















