Umi tersenyum sendiri melihat bayangan dirinya, lalu mengeluarkan jepit rambut untuk menjepit rambut sebahu-nya yang berujung ikal di belakang kepala agar tidak berantakan. Bokep india Enak saja! Bunyi yang sama beberapa saat kemudian berulang beberapa kali selagi Pak Ramses mengemplangi pantat Umi.PLAKK! Walaupun belum pernah pacaran, Umi sebenarnya tidak segan-segan melepas keperawanannya untuk sasarannya seperti itu, kalau perlu demi menjerat mereka apabila salah satunya sampai tergoda menghamili dia.Tapi tak pernah dia sangka, keperawanannya justru dibobol orang yang dia selalu hindari, laki-laki botak galak bertubuh besar, bertampang sangar, sang manajer produksi, Pak Ramses! Malah kalau bisa, Umi lebih suka menghindarinya. Atau Mas Nafi di Penjualan yang lumayan ganteng juga, dan mobilnya bagus. Dasar lonte!”Tanpa menunggu jawaban dari Umi, Pak Ramses berdiri dan membawa Umi yang masih tertoblos anunya, bergerak mendekat ke jendela. Orang itu, yang sekarang berjalan ke arah Umi, bernama Ramses, Manajer Bagian Produksi, berumur 40-an tahun, bertubuh besar seperti beruang, botak, alisnya tidak ada, dan terkenal galak. Mau kau ganti pakai apa, hah? Pak Ramses pelan-pelan menurunkan













