Sibuk memburu keperawanan bidadari-bidadari lugu. Itulah Chie. Bokep jepang Benarkah? Merasakan kehangatan air matanya yang membasahi dadaku. Seandainya aku…Surabaya, awal Juni 1999Persiapan ujian benar-benar membuat kami sibuk. Aduh. Saat itu aku sedang melakukan pendekatan dengan Chie. Dan untuk itu Jay bersedia berkorban, karena hanya dialah yang terdekat dengan Chie, selain aku. Aku mengasihi mereka.Malam itu, saat Chie mengakui bahwa ialah yang meminta Jay memperawaninya, Chie rupanya sudah berputus asa merayuku, dan akhirnya mencoba membangkitkan emosiku. “Aku besok ujian, Chie.”
Kulihat jam dinding yang menunjukkan pukul 23.30 malam. Aku menyayangi kalian.”
Chie mengangkat kedua lengannya, meraih dan memeluk kami berdua dalam dekapannya. Aku dapat merasakannya dari setiap pertemuan kami, dan aku menghargainya. Chie juga bercerita padanya (aku tak tahu bagaimana perasaan Jay saat itu) bahwa ia ingin menyerahkan keperawanannya padaku, sebelum menjadi milik orang yang sama sekali asing baginya. Itu menyakitkan.Jay menunggu di ruang tamu. Chie mendekap mulutku dengan bibirnya, menjatuhkanku di samping tempat tidur. “Ray, Aku masih perawan.”
Ah! “Ray! Sementara kurasakan cubitan jari-jari mungil itu di pipiku.Malang, pukul 01:15 WIBAku




















