Begitu terlepas, dia melepaskan pelukanku dan mengajakku ke kamarnya.Sambil berjalan dibelakangnya aku baru bisa memperhatikan badannya dari belakang…. bagimana kalo ke Nine Ball Café..? Playbokep ”Baik, kenapa nih? Segera terurailah rambutnya yang sebahu itu dan aku sampai agak tertegun.”Na, kamu cantik sekali..” kataku.Dia hanya membalasnya dengan senyum. Aku jadi terangsang dibuatnya. Mau buat gue mabok ya..?” tapi diambilnya dan langsung diteguknya 1/3 gelas, dan kami meneruskan permainan kami dan tiba2 dia mengatakan kalau dia ingin kencing.Nah ini adalah kesempatan yang kutunggu. ”Baik, kenapa nih? Ada yang pengen aku omongin nih..” ucapku. mulus bener.. Ah..ah.. Lagi mau nyari proyek ya?” jawabnya dengan ketus. Dengan sekali pencet terlepaslah BH itu dan dia agak kaget, tapi tidak aku beri kesempatan untuk ngomong apapun karena bibirnya segera aku lahap dan tanganku mulai meremas dadanya perlahan. dan dia juga melepas ikatan rambutnya. Lama kelamaan mulai lebih bergairah dan malah agak rakus melahap bibirku. Dia mulai ada perubahan, mulai kepanasan, aku mencoba mengulur waktu dengan mengatakan ingin minum 1 gelas lagi, biyar enak










