“Ya Tuhan, ampunilah segala dosa-dosaku” ratapku seorang diri.Baru sore menjelang magrib aku pulang. Bokep china Begitu keluar dan kamar mandi aku langsung dandan dan pamit untuk ke rumah teman. Kebencianku kepada Pak Toyo begitu dalam. Ibuku blasteran, ayahnya belanda dan Ibu Sunda. Aku sadar sebab aku juga wanita meski belum pernah menikah.“Ibu tak bisa terus menerus hidup sendiri. Selama hidup sampai meninggal ayah bahkan belum pernah melihat Ambon.Ayah meninggal karena kecelakaan bus ketika bertugas di Jakarta. Gila bukan?Dan memang, ketika pada suatu sore ibu sedang pergi ke luar kota dan Pak Toyo mandatangiku lagi, aku tak menolaknya. “Ah tidak”, jawab Pak Toyo.” Ada beberapa surat ketinggalan. Entah apa yang membuat ada sedikit perasaan senang di dalam hatiku. Begitu ia akan selesai kulihat Pak Toyo mencabut batangannya dari kemaluanku dengan gerakan cepat ia mengocok-ngocokkan batangannya yang keras itu dengan sebelah tangannya dan dalam hitungan beberapa detik kulihat cairan putih kental menyemprot dengan banyak dan derasnya keluar dari batang kejantanannya, cairan putih kental itu dengan hangatnya menyemprot membasahi wajah dan




















