“Mas Joe, kamu tau saja kelemahan saya, saya paling nggak tahan kalo dijilat susu saya…, aahh…”. Bokep china Gak ada yang mau ngantarin nih.”
Aku pun mengangguk. Tapi photo kita dulu…”
Mereka beraksi saat kuarahkan kameraku kepada mereka. “Iya, demi ____ (nama partai), kami rela begadang semalaman.”
“Hebat.”
“Mas di sini aja, Mas. Dengan lincah Mikha telah duduk di sampingku. Saat hendak merebahkannya, setir mobil menghalang gerakan kami. Mikha memandangku saat sebuah lagu romantis terdengar. Bukankah ____ (nama partai) baru besok kampanyenya?”. Bukan menghujat. Jangan mau dibohongin, cowok tu selalu begitu.”
“Lho, Mas sendiri cowok.”
“Makanya, aku tak percaya sama cowok. Aku suntuk nih.” Katanya menghembuskan asap putih dari mulutnya. Gadis itu memakai kaos partai yang mengaku reformis,—aku rahasiakan saja baiknya—yang telah dipotong sedikit bagian bawahnya, sehinggs seperti model tank top, sedangkan bawahannya memakai mini skirt berwarna putih. Sampai setengah jam kami hanya berdiam. Apakah para ketua partai itu kenal sama mereka? Kemana lagi?”
“Kita ke pantai saja yuk. Mikha terpejam dan kudengar nafasnya mulai agak terasa memburu, kami berdua terbenam dalam ciuman yang hangat










