Musik yang keras menghentak terdengar timbul tenggelam di telinganya, serasa ada cahaya terang di otaknya.Dinikmatinya belaian tangan Susan. Sinar matanya membayangkan sakit hatinya, seperti juga hati Tessa yang serasa disayat-sayat pisau berkarat. Bokep arab Sebenarnya tidak ada bos atau karyawan di XCom.Semua yang terlibat memiliki bagian dari toko tersebut, karena modal awalnya memang berasal dari mereka sendiri.Hanya saja Ken, yang tadi disebut Boss oleh Jim, ditunjuk secara tidak resmi menjadi semacam “organizer” di kantor tersebut.Jabatan Nick sendiri, bila mengikuti apa yang tercetak di kartu namanya, adalah Customer Service. Bye.”“Bye.”Ditaruhnya kembali Nokia silver itu di sakunya. Hanya tangis pelan Susan, ditambah dengung AC 3/4 pk di pojok ruangan yang terdengar.Nick menghela napas. Dengan langkah agak diseret, Ia bersama Susan melangkah menuju Lift.Saat itulah Ia melihatnya. Ia masih memandang Tessa lekat-lekat.Cantiknya Ia malam ini, pikir Nick pahit.Kenyataanya, Ia selalu nampak cantik di mata Nick, bahkan dalam keadaan seperti sekarang ini. Ia beranjak menuju ke ruangan sempit berukuran 2X3 meter yang hampir seluruh dindingnya tertutup oleh poster bergambar Rinoa Heartily.




















