Semacam aliran aneh menjalari sekujur tubuhku.Antara sadar dan tidak sadar, kulihat temanku itu tersenyum. Aku semakin menggerinjal-gerinjal dan berulang kali menjerit.Kepala temanku turun ke arah dadaku. Bokep jepang “Ouuhhh Don!” desahku.Temanku meraih tubuhku yang ramping. Kemudian dengan sekali sentakan kasar, ia menarik lepas tali BH-ku, sehingga tubuh bagian atasku terbuka lebar, siap untuk dijelajahi.Tangannya mulai meraba-raba buah dadaku yang berukuran cukup besar itu. Temanku dengan gemas mencium bibirku yang merekah mengundang.Kedua belah buah dadaku yang ranum dan kenyal merapat pada dadanya. Ibu jarinya mengurut-urut klitorisku dari atas ke bawah berulang-ulang. Matanya terbelalak melihatnya. “Ini cewek lagi mabuk”, katanya kepada petugas keamanan diskotik yang menanyainya. Aku mulai menggerinjal-gerinjal. Matanya terbelalak melihatnya. Ia membaringkan tubuhku yang tampak menggeliat-geliat di atas ranjang.Kemudian ia menindih tubuhku yang tergeletak tak berdaya di kasur. Bahkan aku menjadi mahasiswi baru primadona di kampus.Akan tetapi karena pengawasan orang tuaku yang ketat, di samping pendidikan agamaku yang cukup kuat, aku menjadi seperti anak mama. Gue kasih elu obat penghilang pusing.”Temanku itu memberikanku tablet yang berwarna putih.




















