“Gila gede banget!” kata mereka hampir berbarengan lagi. Bokep jepang Dan atas saran teman-teman, maka aku mensponsori seorang cewek dari Indonesia dengan niat untuk menikah. Hanya untuk mendengar jawabanku atas cintanya. Akhirnya kuangkat kepala Khira, kutatap wajahnya yang berlumuran dengan cairanku. Sedang Eve masih saja mematung, hanya jari-jari tangan kirinya saja yang mulai meraih-raih sesuatu di selangkangannya. Dengan setengah bingung karena tidak mengerti persoalannya, kupersilakan mereka untuk masuk. “Boleh kupegang Jack?” tanya Khira sambil jari telunjuknya menyentuh kepala barangku tanpa menunggu jawabanku. Kakiku gemetar, gemetar sekali. Aku hanya bisa menjawab, “Uuuh…” karena geli dan nikmat oleh sentuhannya. “Nah! Namanya Gamhashira. Akhirnya kuangkat kepala Khira, kutatap wajahnya yang berlumuran dengan cairanku. Setengah kesal aku hampiri juga pintu rumahku, dan setelah aku mengintip dari lubang kecil di pintu, kulihat tiga orang gadis. “Please Jacky!” sambungnya. Si Eve bertanya padaku sambil tersipu,
“Jacky, boleh nggak kalau kami lihat barangmu?”
Aku tersentak dengan pertanyaan itu.




















