Paginya kami berdua pulang ke rumah lagi. Bokep jepang Aq mengarahkan kamera HP ku kearahnya. Orang yg berjaket hitam itu sepertinya cocok, pikirku. Dan terlihat buah dada Lissa bergoyang – goyang karena k0ntol tukang ojek itu menghujam sangat cepat. Dia tiga tahun lebih muda dariku. “sayang kok kamu ngga nyium bibirku?” Tanya Lissa kepadaku. Dia tiga tahun lebih muda dariku. Dia mengulum klirotis Lissa dan menyedot – nyedotnya penuh semangat.“sayang….ka..mu… semangat banget. Tp istriku saat itu masih cuti, jadi kita merencanakan pergi ke tampat lain….dan….. Lissa mulai menggelinjang waktu tangan tukang ojek meraba semakin ke bawah dan akhirnya memainkan klirotis Lissa perlahan. Lama – lama semakin cepat. “hahaha…mas bisa aja sama siapa aja mas?”
“ya sama istri, sama PSK. Aq ambil HPku dan segera merekam adegan itu.Lissa melenguh menahan rangsangan tukang ojek itu. Hmmm… jalanin aja deh, pikirku. oiya, nanti sy rekam ya, janji deh muka sampeyan ngga akan aq rekam.”
“direkam jg Nggak papa sih.hahaha…. ‘kayak vokalisnya Rindu Band nih…’ pikirku.




















