Tak lama dari perkenalan kami, aku menjadi akrab dengan Irwan. Masuknya Om kost-kuke kamar menolongku dari pukulan-pukulan mereka karena mereka meninggalkanku di saat Om Bambang (Om Kost-ku) masukke dalam kamar. Bokep indo Lidahnya terus-menerus aktif menjilatiku darileher, buah dada hingga ke pangkal kemaluan. Di saat aku mendengar berita itu danmengkonfirmasi berita tersebut lewat koran dan telepon ke keluarganya, aku tersenyum dalam hati dan aku merasa senang karena sworn enemy -ku telah mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan yangdilakukan padaku pada tanggal 12 Mei 1997. Tiba-tiba, aku berasa kedinginan dan aku terbangun karena perasaan kedinginan tersebut dan ketika aku terbangun, aku kaget sekali karena aku melihat Irwan sedang bermasturbasi di depanku, sementara aku sekarang sudah tanpa busana. Kata-kata Lia membuat batinku menjadi semakin sakit karena sekarang aku sedang dituduh memperkosa Irwan dan walaupun aku berkata bahwa itu bohong dan fitnah, Lia tidak mempercayai omonganku dan bahkan setiap kali aku berkata, “Itu Bohong!” atau”Itu Fitnah!”, Lia hanya memberikan respon dengan cibiran bibir dan diiringi oleh pukulan di wajahku yang putih











