Aku dan adik-adikku selalu kompak membela Mama. Namun, yang namanya rezeki memang enggak kemana. Bokep india Tubuh si Mimi sampai terdorong-dorong ke depan karena hentakan itu. Kok aku bisa mikirin kontol punya cowok lain sih? “Eh, Tomi. Papaku yang cuma bekerja sebagai pegawai rendahan, mana bisa memenuhi kebutuhanku yang doyan hura-hura. Aku dan Toni pernah bawa perek ke rumah. Sepertinya ia tak perduli kalao aku memergokinya telanjang bulat bersama Mamaku. “Yap,” sahut Willy singkat. “He eh. Gila!” rutukku dalam hati. Macho.Mana bodinya oke banget lagi. Meski tak bisa memarahi kelakukan binal anak-anaknya, tapi Papa suka ngomel atau ngasih nasehat. Si Mimi enggak bohong. Gede banget Tom. Kali ini aku bisa melihatnya lebih jelas. Yang pasti sepanjang jalan menuju kamarku, pikiranku dipenuhi dengan kontol si Willy yang luar biasa itu. Rupanya dia baru aja dientot sama si Willy di atas meja makan itu.




















