Aku ingin Bunga benar-benar menghabiskan semua birahinya..“Gimana sayang..? Bokep terbaru Masa iya aku suruh kamu kerumah”
“Hmmm…bisa aja kamu” Kemudian hening.. Kerudung biru tua, kaos putih, cadigan biru, celana
jeans biru tua. Perut mulai lapar. Tapi lumayan lah, di tengah
kota masih ada lahan sawah kan jarang banget.Lagi asik mandangin sawah dari balik jendela teras, tiba- tiba Bunga merangkul aku dari belakang. Laper, tadi ga sarapan soalnya”
“Emangnya Bunda belom pulang ya? Kan aku ga punya pegawai. Orangnya cantik ya Om” Aku cuma senyum dan langsung menuju ke atas.Bunga memang perempuan paling cantik untukku..,,,,,,,,,,,,,,, ……..” Sial…kenceng amat suaranya.Reflek aku langsung kembali bungkam mulut Bunga. Cima yang nunggu butik ya. Setelah beberapa saat aku mulai
lemas dan merebahkan diri pada Bunga yang masih merem melek, mengatur napas. Kenikmatan ini sudah pada puncaknya. Aku remas paha Bunga yang mulus itu, sebagai aba-aba pada Bunga..“Iyaaaa… iyaaa saayyaaaang… aaaahhhhhhh…. sayaaaaangg….. Aku tunggu ya” BBM singkat dari Bunga pagi itu.




















