Rasa-rasanya jalan yang kami lalui itu benar, soalnya hanya ada satu jalan setapak yang biasa dilalui orang. Bokep china Aneh bin ajaib, Anisa tampak sudah berkurang merasakan kedinginan malam itu, seperti aku juga. Hari-hari selanjutnya selalu bertemu ditempat-tempat khusus seperti hotel diluar kota, di pantai, bahkan pernah dalam suatu liburan kami ke Bali selama 12 hari. Bu Anis usianya belum 30 tahun, sarjana, cantik, tinggi, kulit kuning langsat, full press body. Setelah hujan reda, kami membuka ransel masing-masing. Aku datang bersama kakakku Rina dan Papa. Kamu jadi perhatian para hadirin, Rina dan Papa saling tatap kebingungan. Kami bergumul dan bergumul lagi. ” Aku lemas sayang ?!” bisikku mesra
” Biarin !” Bisiknya mesra sekali. Aku dan Anisa layaknya seperti Tarzan dan pacarnya di tengah hutan. Ku kabari Anisa dan dia datang kerumahku di Bandung, dia juga membawa putranya yang diberi nama Rangga, cuma Rangga berbeda usia tiga tahun dengan Anisa putriku. Hari-hari berikutnya di sekolah, hubunganku dengan Anisa guru biologiku, nampak wajar-wajar saja dari luar.




















