Tanpa kusuruh pakaianku pun dilepasinya satu persatu. Setelah makanan aku habiskan, aku mulai merokok. Bokep terbaru Aku nggak pedulikan wanita tersebut, soalnya perut lapar sekali. Kuangkat kembali karena aku tidak tega bila hal itu dilakukan. Kami ngobrol ngalor ngidul, lalu sempat aku makan siang. Tatapan mataku menerawang jauh, dan tiba-tiba bertemu mata dengan wanita yang duduk di sebelahku tadi. Meskipun usiaku sudah menginjak kepala tiga, tetapi jiwaku masih ingin seperti remaja. Dengan sedikit serius aku bertanya.“Mbak ada masalah yah?”“Aku lihat dari mata mbak dan pandangan mbak sangat kosong”Aku terus berbicara mengenai apa yang sedang dialami, dan tanpa sadar wanita tersebut berkata jujur.“Kok mas tau sih persoalanku… memangnya mas paranormal…”“Yah aku sedikit bisa membaca alam pikiran orang melalui fisik dan meta fisik jadi kalau tadi aku bicara itu hanya dorongan batinku yang berkata begitu tanpa dibuat-buat”Memang kata teman-teman dikantor dan dirumah aku dapat membaca persoalan orang lain dan mempunyai nilai kebenaran hampir 85%. Dengan pandangannya aku tahu memang ada rasa haus yang mendalam dihatinya akan pelukan seorang laki-laki.












