Clark, tapi temen temen lebih seneng panggil Mbun,” jawabku sambil menyalami tangannya, dan oh God ternyata tangannya lembut sekali, seakan tanganku menyentuh kapas, lentik jarinya kontras dengan jari-jemariku yang ‘agak’ tambun.“lho, kok bisa ? Link bokep Dan aku mempersilahkan Tita untuk mendahului masuk, kemudian aku mengikuti tepat dibelakangnya, kita menempati area dekat pintu karena memang untuk bisa masuk lebih ke dalam tidak cukup lagi. Setau aku sih yaa, kalau sudah kelas GM biasanya minimal antar jemput supir kantor sih. Apa rasanya kalau dikulum oleh mulut mungil nan sensual itu ya. Gue harus segera naik bus berikutnya nih, biar gak telat, soalnya meetup sama klien sekitar 1 jam lagi.tanyaku berharap Tita untuk bareng denganku, dan ternyata terkabulkan.Hayuk Mbun, bareng aja, gue juga mau ada meeting sama bos, katanya sih mau ada perjanjian gitu buat iklan perusahaan kita sama salah satu advertiser rekanan diaMendengar itu kok seperti ada secercah harapan ya, semoga aja bosnya dan klienku itu orang yang sama.




















